Muara Bulian – Komitmen Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan terus diperkuat. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, meresmikan mesin penggilingan padi di Lapas Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Sabtu (03/10).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari pengembangan program ketahanan pangan sekaligus langkah konkret Pemasyarakatan untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Kegiatan turut dihadiri sejumlah Pejabat Administrator Kanwil Ditjenpas Jambi, Kepala Lapas Muara Bulian beserta jajaran, serta seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Wilayah Jambi.

Mesin penggilingan padi yang diresmikan diharapkan tidak hanya mendukung pengolahan hasil pertanian yang berasal dari program ketahanan pangan Lapas, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menampung gabah hasil panen masyarakat sekitar.

Melalui fasilitas tersebut, gabah masyarakat dapat diolah menjadi beras sehingga proses pascapanen menjadi lebih mudah dan efisien. Beras hasil penggilingan selanjutnya dapat dipasarkan kembali kepada masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.

Kakanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, mengatakan bahwa program ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan harus memberikan dampak yang lebih luas, tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan internal.

“Ketahanan pangan bukan hanya bagaimana kita menghasilkan bahan pangan, tetapi juga bagaimana hasil tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita berharap mesin penggilingan padi ini dapat menjadi bagian dari upaya tersebut. Gabah masyarakat dapat ditampung dan diolah, kemudian berasnya dapat kembali dipasarkan dengan harga yang terjangkau,” ujar Irwan.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut juga menjadi wujud keterlibatan Pemasyarakatan dalam mendukung perekonomian masyarakat melalui pengelolaan hasil pertanian.

Sementara itu, Kepala Lapas Muara Bulian, M. Ilham Santoso, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan pemanfaatan mesin penggilingan padi tersebut.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya fasilitas ini. Ke depan, kami akan mengoptimalkannya untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Gabah masyarakat dapat kami tampung dan olah menjadi beras sehingga diharapkan dapat memberikan kemudahan serta nilai tambah bagi masyarakat,” ungkapnya.

Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan lomba mancing bersama yang diikuti Kakanwil Ditjenpas Jambi, jajaran Pejabat Administrator, dan seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Wilayah Jambi.

Suasana kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai kegiatan tersebut. Selain menjadi sarana mempererat silaturahmi, kegiatan bersama ini menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan kekompakan antarjajaran Pemasyarakatan di wilayah Jambi.

Melalui berbagai program dan kegiatan tersebut, Kanwil Ditjenpas Jambi terus mendorong Pemasyarakatan agar tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas pemasyarakatan, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.