NEWSINFO.ID, KAPUAS HULU – Sebanyak 225 personel Batalyon Teritorial Pembangunan 927/Uncak Kapuas tiba di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat pada Selasa (17/3/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Kedatangan ini merupakan bagian dari penempatan awal batalion baru Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat di wilayah tersebut.
Komandan Batalion Teritorial 927/UK, Mayor Inf Jamrizal mengatakan secara keseluruhan, sebanyak 541 prajurit akan menghuni kawasan Kilometer 7 dan sementara di eks kantor BKSDM yang disiapkan sebagai markas utama.
“Lahan seluas kurang lebih 500 hektare itu dirancang menjadi pusat kegiatan Batalion teritorial yang tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan masyarakat, “kata Mayor Jamrizal kepada wartawan.
Dikatakan Danyon, gelombang pertama yang terdiri dari 225 personel telah tiba dan langsung menempati lokasi.
“Sementara itu, 316 prajurit lainnya dijadwalkan menyusul setelah perayaan Idul Fitri, sehingga total kekuatan mencapai 541 personel, “bebernya.
Seluruh personel tahap awal saat ini telah tertampung, sedangkan sisanya masih menunggu jadwal pemberangkatan.
Danyon jelaskan bahwa satuan ini memiliki struktur khusus dengan pembagian kompi berbasis sektor pembangunan, yakni kompi pertanian, peternakan, dan konstruksi.
“Dengan konsep tersebut, batalion tidak hanya difokuskan pada tugas militer semata, tetapi juga diarahkan untuk terlibat langsung dalam mendukung program pembangunan daerah, “tuturnya.
Kemudian, pelaksanaan tugas akan mengedepankan sinergi bersama satuan kewilayahan seperti Komando Distrik Militer serta instansi teknis, termasuk dinas pertanian dan perangkat daerah lainnya.
“Koordinasi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program tanpa tumpang tindih, “ucap Danyon.
Danyon berharap, kehadiran batalion ini juga diharapkan mendukung visi pembangunan nasional, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan, pembangunan pedesaan, serta penyediaan infrastruktur dasar di wilayah perbatasan.
“Selain kesiapan operasional, pembinaan mental prajurit menjadi perhatian utama mengingat batalion ini baru terbentuk dan dihuni personel dari berbagai latar belakang. Nilai-nilai dasar seperti Sapta Marga dan Sumpah Prajurit terus ditekankan sebagai pedoman dalam bertugas, “ucap Danyon.
Tak hanya itu, prajurit juga diingatkan untuk menjunjung tinggi kearifan lokal serta membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
“Pendekatan kultural dinilai penting, terutama di wilayah Kapuas Hulu yang memiliki keberagaman sosial dan budaya, “tutur Danyon.
Ditambahkan Danyon, kedepan, dengan komposisi kompi yang berfokus pada sektor pertanian, peternakan, dan konstruksi, batalion ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mempercepat pembangunan daerah, memperkuat ketahanan pangan, serta membukaakses layanan dasar bagi masyarakat.
“Penempatan ratusan prajurit di KM 7 ini bukan sekadar penguatan pertahanan wilayah, melainkan juga wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Kapuas Hulu, “pungkasnya mengakhiri. (RED)
Sumber; Mattanews.co

